IKLAN BARIS

DALAM TUGASNYA WARTAWAN KAMI SELALU DIBEKALI KARTU PERS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN APAPUN DARI NARASUMBER KECUALI IKLAN
RUANG IKLAN

Berlomba dalam kebaikan, 6 Calon Ketua Umum dan 8 calon DKP akan bersaing sehat di Kongres INI

Calon Ketua Umum PP INI 2016-2019
Belum lama ini Ikatan Notaris Indonesia  telah mengadakan Rapat Pleno Pengurus Pusat yang diperluas (Pra Kongres), acara yang diselenggarakan di Makasar  pada 19-21 November 2015 tersebut  sekaligus memberikan Pembekalan dan Penyegaran Pengetahuan Ikatan Notaris Indonesia. Rapat tersebut juga sekaligus menetapkan calon ketua umum dan calon anggota Dewan Kehormatan Ikatan Notaris Indonesia Pusat masa bhakti 2016-2019 yang pemilihanya akan diselenggarakan dalam perhelatan kongres di Palembang, demikian dikatakan Sekertaris Umum PP INI Yualita Widhyadhari CIIB., SH., MKn yang namanya juga diunggulkan Pengwil untuk mencalonkan ketua umum INI.

Kepala Pengadilan Tinggi Banten Arwan Byrin Pimpin Sidang Terbuka Penyumpahan 142 Advokat KAI Presiden Indra Sahnun Lubis

ketua DPD KAI Banten Ricky Umar SH MH (kiri) mendampingi Wakil Ketua Dewan Kehormatan KAI H Abd Rahim Hasibuan SH MH dan Vice Presiden Petrus Bala Pattyona SH MH memberikan cinderamata kepada KaPT Banten
Sebanyak 142 advokat di wilayah hukum Pengadilan Tinggi (PT) Banten bersumpah di hadapan Sidang Terbuka PT Banten. Penyumpahan advokat kali ini diusulkan oleh organisasi Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Banten dengan ketua Ricky Umar SH MH dengan kepengurusan pusat di bawah kepemimpinan Presiden H Indra Sahnun Lubis SH.

Firdhonal: Rekan Notaris Diminta Cermati Profil Calon Ketua Umum INI Mendatang

Firdhonal, SH (Kedua dari kanan saat berdiskusi masa depan INI)
Supaya tidak ada penyesalan yang menimbulakan perpecahan, rekan Notaris yang tergabung dalam INI (Ikatan Notaris Indonesia) diminta mencermati profil calon ketua umum INI yang pemilihanya akan digelar tahun 2016 mendatang, jangan terlena dengan pemimpin yang dihasilkan dari pencitraan di media. demikian dikatakan Firdhonal, SH Ketua Publikasi dan Media Notaris INI Pusat.

EKSISTENSI KONVENSI NEW YORK TERHADAP PERKEMBANGAN PELAKSANAAN PUTUSAN ARBITRASE INTERNASIONAL DI INDONESIA



Oleh :  Dr. Jelly Nasseri,S.H.,M.H. (Notaris/PPAT dan Dosen)

Dr. Jelly Nasseri, SH., MH (baju putih)
Pada dasarnya, negara-negara yang sedang berkembang sangat membutuhkan investasi, khususnya investasi asing. Tujuan investasi ini adalah mempercepat laju pembangunan di negara tersebut. Tingkat kesejahteraan dan kemakmuran rakyat merupakan tolok ukur bagi kemajuan pembangunan yang dilakukan oleh suatu negara, termasuk Indonesia. Melalui tahapan-tahapan pembangunan dengan sasaran utama terciptanya landasan yang kuat bagi bangsa Indonesia untuk tumbuh dan berkembang atas kekuatannya sendiri, Indonesia sebagai negara berkembang juga melaksanakan dan melanjutkan pembangunan di berbagai bidang kehidupan. Berdasarkan perencanaan pembangunan jangka panjang sebagai arah dan prioritas utama, pembangunan dilakukan secara bertahap sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan secara efektif, efisien dan tepat sasaran demi tercapainya tujuan negara, yaitu kesejahteraan rakyat.

Dewa : Bang Buyung dan Hatta Ali Layak Dapat Penghargaan “Bintang Kehidupan Advokat”



Surat Ketua Mahkamah Agung (KMA) No.73/KMA/HK.01/IX/2015 tertanggal 25 September 2015 tentang penyumpahan advokat kehadiranya sangat disyukuri puluhan ribu Advokat seluruh Indonesia, setelah sekian tahun Advokat Indonesia terbelenggu kebebasan beracaranya akibat Surat Ketua Mahkamah Agung (SKMA) nomor 089/2010 yang hanya pro kepada satu organisasi Advokat yang mengakibatkan para advokat dari organisasi lainnya tidak dapat diambil sumpah dihadapan sidang terbuka Pengadilan Tinggi di domisli hukumnya masing-masing, tidak dipungkiri hal ini tidak terlepas dari pemikiran dan perjuangan para senior Advokat yang tidak kenal lelah sehingga dapat dirasakan hasilnya saat ini, Demikian dikatakan Dewa Sukma Kelana, SH.,MKn salah satu Advokat yang menauladani sosok senior Advokat Almarhum Dr. Adnan Buyung Nasution satu diantara banyak sosok senior Advokat lainya yang juga gigih turut berjuang.

Kementerian ATR/BPN Ingin Profesi PPAT Dapat Bekerja Di Seluruh Indonesia

Saat ini formasi penempatan PPAT telah dihapuskan dan setiap angggota IPPAT dapat menentukan daerah kerjanya sendiri serta tidak menutup kemungkinan mengerjakan pekerjaan di wilayah lain. “Kementerian ATR/BPN ingin profesi PPAT itu merupakan profesi yang dapat bekerja di seluruh Indonesia”.

Demikian dikatakan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Ferry Mursyidan Baldan saat membuka Seminar Nasional yang diselenggarakan Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (21/09).

Pendiri klik-akta.com Raih Gelar Akademis Magister Kenotariatan




Bersama Para Penguji Tesis Dari Kanan : Dr. H. Ahmad Muliadi, SH, MH., Not. Dewi Fitriani, SH., M.Kn, Not. Hj. Ida Rosida, SH, MH., Dr. Zulkarnaen Koto, SH., M.Hum

Berawal dari kecintaan sebelumnyanya di dunia jurnalistik. Dewa Sukma Kelana, SH., M.Kn yang sebelumnya sudah malang melintang menjadi jurnalis baik di media lokal maupun nasional, kini telah menyelesaikan kuliahnya di Magister Kenotariatan Universitas Jaya Baya.
“Sangat aneh memang terdengar dari jurnalis kok akhirnya menyelesaikan kuliah di Kenotariatan itulah perjalanan hidup”, jelas Dewa.